Bantuan LSM Inggris Terhadang Badai Laut

Bantuan LSM Inggris Terhadang Badai Laut
Selasa, 2 November 2010 | 03:01 WIB

KOMPAS/LUCKY PRANSISKA

Anak kembar, Nila dan Lili (4) mencuci kaki di kubangan air di sekitar reruntuhan bangunan rumah yang hancur tersapu tsunami di Kampung Tumalei, Desa Silabu Kecamatan Saumanganya, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Minggu (31/10/2010). Warga terpaksa menggunakan air kotor untuk mencuci kaki karena sulitnya mendapatkan air bersih untuk kebutuhan MCK dan minum.

SIKAKAP, KOMPAS.com — Penyaluran bantuan kemanusiaan dari Lembaga Swadaya Masyarakat Muslim Hands International atau MHI asal Inggris untuk korban tsunami di Pulau Pagai, Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, dihadang badai laut dan gelombang tinggi sehingga terlambat diterima para pengungsi.

Bantuan itu telah tiba di posko bantuan di Sikakap sejak dua hari lalu, tetapi belum bisa didistribusikan karena perahu motor yang membawanya dihadang badai laut, kata relawan MHI, Rustam Effendi, di Sikakap, Senin (1/11/2010) malam.

Ia menyebutkan, MHI merupakan LSM kemanusiaan yang berpusat di Inggris, dan untuk Indonesia berpusat di Medan, turun dalam misi kemanusiaan di Mentawai bergabung dengan LSM Bulan Sabit Merah.

Menurutnya, MHI telah menyiapkan bantuan berupa bahan kebutuhan pokok yang akan dibagikan dalam paket, dan setiap keluarga korban akan diberikan satu paket bantuan.

“Dalam satu paket itu berisi satu kilogram gula pasir, satu kilogram minyak goreng, dan tiga kilogram beras, serta 10 mi instan,” ujarnya.

Ia mengatakan, paket-paket bantuan itu kini telah ditumpuk di posko bantuan di Sikakap dan secepatnya didistribusikan kepada korban tsunami, terutama yang berada di wilayah terpencil.

Namun,  beberapa kali bantuan itu  dibawa dengan perahu motor, tetapi selalu gagal karena dihadang gelombang besar dan badai laut, tambahnya.

Akibatnya, bantuan baru bisa diberikan kepada para korban yang berdomisili di Sikakap, sedangkan tujuan utamanya untuk korban di desa terpencil belum bisa dilakukan, kata Rustam.

Jika cuaca membaik, menurut dia, bantuan kembali diberangkatkan dengan perahu motor dan diharapkan sampai ke tangan para korban secepatnya.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: