Bencana Mentawai PMI Lakukan Penyemprotan di Mentawai

Bencana Mentawai
PMI Lakukan Penyemprotan di Mentawai
Jumat, 5 November 2010 | 22:29 WIB

PADANG, KOMPAS.com – PMI akan melakukan penyemprotan desinfektan di sekitar lokasi bencana tsunami yang ada di Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatra Barat.

“Kita berencana melakukan penyemprotan desinfektan di beberapa lokasi terjadinya tsunami yang ada di Kabupaten Kepulauan Mentawai,” kata Kepala Divisi Penanggulangan Bencana PMI Pusat Arifin M Hadi di Padang, Jumat (5/11/2010).

Dia mengatakan, pihaknya akan mendatangkan alat penyemprotan dari Jakarta serta kebutuhan lainnya terkait rencana tersebut.

“Jika semua alat sudah datang, tim akan segera melakukan penyemprotan desinfektan bagi warga Mentawai,” katanya.

Menurutnya, penyemprotan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi penyakit yang ditimbulkan akibat terjadinya gelombang tsunami di Mentawai.

“Penyemprotan dilakukan karena mulai timbul bau busuk yang diduga berasal dari mayat yang tertimbun dalam lumpur disebabkan genangan air laut,” katanya.

Pihaknya juga akan melakukan vaksinasi bagi tim SAR yang masih melakukan pencarian terhadap korban tsunami.

Hingga kini, masih di lokasi masih mengeluarkan bau busuk yang rentan menularkan penyakit seperti infeksi saluran pernafasan akut (ISPA), dan diare kepada orang yang berada di sekitarnya.

“Para tim evakuasi harus diberikan vaksin ketahanan tubuh dan memakai masker agar tidak membahayakan kesehatan mereka,” kata Arifin M Hadi.

Di tempat terpisah, Ketua PMI Sumbar Marlis Rahman di Padang, mengatakan, PMI akan membangun perumahan hunian sementara bagi warga yang dilanda tsunami di Kabupaten Mentawai.

“Perumahan hunian sementara (Huntara) yang akan dibangun sebanyak 1.566 unit bagi warga yang dilanda tsunami,” katanya.

Dia menambahkan, saat ini PMI pusat telah mengirimkan 50 ribu lembar seng, dan peralatan-peralatan lainnya untuk mempercepat pembanguan rumah hunian.

“Kita telah memberikan bantuan uang tunai senilai Rp 5 juta per keluarga untuk membangun rumahnya. Pembangunan rumah hunian sementara ini kita targetkan siap sekitar dua bulan,” kata Marlis Rahman.

ANT

Sumber :

Editor: Benny N Joewono


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: