YDKK Sudah Bantu Rp 1,5 Miliar


YDKK Sudah Bantu Rp 1,5 Miliar
Laporan wartawan KOMPAS M Nasir
Rabu, 10 November 2010 | 16:09 WIB

 

JAKARTA, KOMPAS.com- Yayasan Dana Kemanusiaan Kompas (YDKK) yang merupakan perpanjangan tangan dari program kemanusiaan Kompas akan membangun kembalai sejumlah gedung yang selama ini menjadi layanan masyarakat, dan ratusan rumah di tiga kawasan.

 

Ketiga kawasan itu adalah pertama kawasan yang luluh lantak akibat letusan Merapi, gempa dan tsunami di kepulauan Mentawai, serta banjir bandang di Wasior.

 

Pelaksanaan pembangunan kembali bangunan publik dan rumah penduduk akan segera dilakukan setelah tanggap darurat selesai. Pihak DKK akan segera berkonsultasi dengan pemerintah setempat untuk menentukan lokasi mana yang boleh dibangun kembali, dan mana yang tidak boleh.

 

Dapur umum sendiri

 

Sementara ini, untuk melaksanakan penanggulangan tanggap darurat bagi ribuan pengungsi Merapi, tim DKK bersama Kompas Biro Yogyakarta, Toko Buku Gramedia, dan karyawan hotel Santika Yogyakarta menyebarkan bantuan berbagai kebutuhan pengungsi sejak gelombang pengungsi Merapi meningkat.

 

Berbagai bantuan yang berasal dari pembaca Kompas sudah disalurkan ke berbagai posko, baik berupa barang seperti selimut, sarung, pakaian dalam, handuk, peralatan mandi, beras, minyak goreng, lauk-pauk, dan buah-buahan,  obat-obatan, serta berupa uang.

 

Bantuan tanggap darurat yang telah disalurkan untuk pengungsi Merapi sementara ini sekitar Rp 500 juta. Bantuan yang tersalur ini diluar dapur umum yang dianggarkan tersendiri Rp 700 juta.

 

Penyaluran bantuan berupa uang hanya dilakukan di sejumlah posko untuk membeli bahan pangan untuk dapur umum pengungsi. “Kami sebelum membuat dapur umum sendiri telah membagi-bagikan bantuan berupa uang ke tempat-tempat pengungsian guna membeli bahan makanan yang dimasak di dapur umum mereka,” kata  Thomas Pudjo Widyanto, Kepala Biro Kompas Yogyakarta yang membantu penyebaran bantuan pembaca di Kompas, Senin (8/11).

 

Bahkan Tim DKK, kata Thomas Pudjo, juga membeli nasi bungkus dari dapur umum, untuk dibagi-bagikan kepada pengungsi. Namun kini DKK membangun dapur umum sendiri untuk mensuplai makanan pengungsi. Dapur umum yang didirikan DKK bersama Kompas-Gramedia, berlokasi di Gedung Bentara Budaya Yogyakarta, Jalan Suroto

Tanggap darurat Wasior

 

Tim DKK juga telah menyalurkan bantuan tanggap darurat ke korban banjir bandang di Wasior. Bantuan yang disalurkan juga berupa ribuan selimut, sarung, pakaian, dan pangan. Jumlah bantuan tanggap darurat untuk Wasior senilai Rp 250 juta. Tim DKK akan melanjutkan kegiatan di Wasior dengan merehabilitas sejumlah bangunan publik.

 

Sementara untuk Mentawai, DKK melakukan bakti sosial bersama TNI-AL. DKK akan mensuplai obat-obatan yang dibutuhkan dalam penanggulangan kesehatan pengungsi. DKK juga akan membantun kembali fasilitas umum yang rusak di Mentawai.

Editor: Marcus Suprihadi 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: