15 Korban Tsunami Dirawat di RSUP M Djamil

Tsunami Mentawai
15 Korban Tsunami Dirawat di RSUP M Djamil
Rabu, 10 November 2010 | 20:42 WIB

PADANG, KOMPAS.com — RSUP M Djamil Padang, Sumatera Barat, merawat 15 orang korban tsunami yang terjadi di Kabupaten Kepulauan Mentawai.

“Sejak 10 November 2010 hingga sekarang, RSUP M Djamil merawat 16 orang korban tsunami,” kata Humas RSUP M Djamil Padang, Gustafainof, di Padang, Rabu (10/11/2010).

Ia menyatakan, enam dari 15 orang korban tsunami yang dirawat rumah sakit tersebut kesehatannya mulai membaik.

“Empat orang yang kesehatannya mulai pulih, yakni Pardamean (28), Jasianus (31), Meldayanti, Seltina (44), bayi usia 5 hari anak dari Dina (17), serta Alexcius,” katanya.

Menurutnya, ada satu orang korban tsunami bernama Jarmius (40) yang baru masuk ke Rumah Sakit M Djamil Padang.

“Korban bernama Jarmius mengalami tetanus akibat luka benda tajam. Pihak rumah sakit melakukan foto rontgen, EKG, pemeriksaan laboratorium,” katanya.

Dia menambahkan, penyakit tetanus cepat berkembang dan bisa menjadi fatal. “Sehingga kita perlu mencegah untuk mengetahui sumber penularannya,” katanya.

Untuk menetralisasi racun, diberikan antitetanus serum (ATS), sedangkan antibiotik diberikan untuk mencegah pembentukan racun harus cepat dilakukan pengobatan.

“Pasien yang terkena penyakit tetanus harus dirawat di rumah sakit yang intensif,” kata Gustafainof.

Dia menambahkan, dua orang korban tsunami, yakni Nelly dan Iswandi, diizinkan pulang kesehatannya karena sudah sembuh.

Pasien bernama Nelly diizinkan pulang pada 5 November 2010, kembali ke Mentawai untuk melihat saudaranya yang selamat. “Sedangkan pasien Iswandi sudah dibolehkan pulang pada 6 November 2010,” katanya.

Menurutnya, dua korban tsunami yang dibolehkan pulang tersebut setelah Dinas Kesehatan memberikan izin pulang bagi mereka.

“Pihak rumah sakit membolehkan pasien pulang setelah mendapatkan izin dari Dinas Kesehatan,” katanya.

Dia menambahkan, ada satu lagi korban dilanda tsunami yang akan segera pulang dari rumah sakit, yakni Pardamaen.

“Namun, pihak rumah sakit terlebih dahulu melakukan koordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk mengizinkan pulang,” katanya.

Berikut nama pasien yang dirawat:
1. Alexsius (13), asal Desa Malakopak, Dusun Belerasok
2. Merlina (48), warga Malakopak
3. Fornita (36)
4. Bayi usia 5 hari, anak dari Dina (17), warga Muntee, masih dirawat tim medis di Puskesmas Sikakap.
5. Iswandi (45), relawan asal Kota Padang.
6. Emi (75)
7. Mahipal (40)
8. Seltina (44)
9. Meldayanti
10. Pardamean (28)
11. Jasianus (31)
12. Yuli Purna Dewi (26)
13. Mariyus (41)
14. Jubal (60)
15. Jarmius (70), masuk ke rumah sakit pada 10 November 2010 sekitar pukul 12.46 WIB

Korban tsunami yang sudah pulang:
1. Nelli, pulang ke Mentawai pada 5 November 2010
2. Iswandi, pulang pada 6 November 2010

Meninggal dunia:
1. Bayi, anak dari Nelli

 

Sumber : ANT
Editor: Benny N Joewono 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: