68 Ribu Warga Mentawai Terancam Tsunami

JUM’AT, 12 NOVEMBER 2010 | 09:52 WIB

TEMPO InteraktifPadang – Sekitar 68 ribu warga di 132 dusun di Kepulauan Mentawai terancam tsunami karena tinggal di pesisir pantai di empat pulau besar di Mentawai. Bupati Mentawai Edison Saleleubaja  berencana akan memindahkan pemukiman warga di tempat yang lebih tinggi.
“Kami sedang memikirkan agar warga yang tingal di pesisir bisa direlokasi, karena itu satu-satunya jalan, kalau tetap tinggal di sana akan tetap terancam tsunami, apalagi dari perkiraan ahli akan ada gempa megatrust 8,9 scala richter lagi di Mentawai, sekarang saja setiap malam warga mengungsi karena takut tsunami,” kata Edison Saleleubaja, Jumat (12/11).

Ia mengatakan, sebenarnya pemerintah sudah membangun jalan evakuasi untuk penyelamatan bila terjadi tsunami, jalan ini sudah dibuat di dusun-dusun di pesisir Kepualaun Mentawai. Bahkan masyarakat juga sudah banyak yang membuat pondok-pondok untuk pengungsian di bukit.

“Namun tidak cukup waktu-satunya untuk lari karena tsunaminya datang cepat, 10 menit setelah gempa, warga yang menjadi korban tsunami kemarin kan juga sedang lari di terjang tsunami, jadi satu-satunya jalan memang relokasi,” kata Edison Saleleubaja.

Apalagi menurutnya, masyarakat Mentawai adalah peladang, bukan nelayan.
“Mereka di pantai berladang kelapa untuk kopra, coklat, keladi, pisang, sedangkan ke laut hanya mencari ikan untuk memenuhi kebutuhan sendiri,” kata Edison.

Dalam rekonstruksi dan rehabilitasi gempa Mentawai awal tahun depan, Edison berencana mengusulkan relokasi warga pesisir Mentawai.

 

FEBRIANTI

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: