Sibuk Dengan Merapi, Pemerintah Tidak Lupa Wasior & Mentawai

Meylan Fredi Ismawan – detikNews


Yogyakarta – Pemerintah dinilai sebagian kalangan pilih kasih, karena hanya memperhatikan bencana letusan Merapi, namun agak melupakan bencana banjir Wasior dan tsunami Mentawai. Namun hal itu dibantah Menko Kesra Agung Laksono. Menurut dia, bantuan untuk Wasior dan Mentawai terus diberikan.

“Bantuan untuk Wasior berjalan dengan lancar jadi tidak benar jika ada yang mengatakan kalau pemerintah melupakan bencana Wasior,” ujar Agung saat jumpa pers di Media Center Tanggap Darurat Bencana Merapi, Gedung Pusat Informasi dan Pengembangan Permukiman dan Bangunan (PIP2B), Jl Kenari No 14, Yogyakarta, Senin (8/11/2010).

Bukti tetap adanya kepedulian tersebut, lanjut Agung, adalah dengan rencana pembangunan 110 barak yang nantinya akan digunakan oleh warga Wasior sebagai tempat tinggal sementara mereka. 110 Barak yang akan dibangun itu, diperuntukan bagi 4.000 jiwa warga yang sampai saat ini masih mengungsi.

“Terkait dengan bencana Wasior, saat ini sedang dalam pembangunan 110 barak sebagai hunian sementara,” katanya.

Dari 110 barak yang akan dibangun, dikatakan Agung, sudah 20 unit yang sudah selesai dibangun. Agung berharap, barak yang dibangun oleh sekitar 100 personel TNI ini bisa segera selesai pada tanggal 15 November mendatang.

Sedangkan untuk korban tsunami Mentawai, lanjut Agung, pemerintah terus berupaya melakukan pendistribusian bantuan. Tapi, lagi-lagi masalah cuaca memang menjadi kendala penyaluran bantuan untuk para pengungsi.

“Untuk di Mentawai memang ada gangguan pendistribusian karena cuaca, namun Alhamdulillah, cuaca dua hari terakhir cukup baik. Bantuan sudah mulai sampai di pulau-pulau dan dusun-dusun terpencil. Jalan darat juga sudah bisa terlewati dan  kebutuhan dasar pengungsi dan korban bencanan sudah terpenuhui,” imbuh Angung yang mengenakan safari berwarna abu-abu.

Selain itu, Agung juga mengatakan pemerintah tengah berupaya menyiapkan bantuan untuk memberika lampu penerangan bagi para pengungsi. Pemerintah juga saat ini tengah merancang pembangunan hunian sementara untuk mereka.

“Saat ini juga sedang dibangun hunian sementara namun bentuknya bukan barak tapi rumah. Pembangunan dilakukan di wilayah yang lebih tinggi topografinya,” kata politisi Partai Golkar ini.

(lia/fay)


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: