BPR Beri Keringanan Kredit UKM di Kawasan Bencana

SELASA, 23 NOVEMBER 2010

TEMPO/Prima Mulia

TEMPO InteraktifJakarta – Perhimpunan Bank Perkreditan Indonesia (Perbarindo) siap membantu memulihkan perekonomian di wilayah-wilayah yang terkena bencana seperti di Wasior, Mentawai dan kawasan Merapi dengan memberikan keringanan kepada usaha mikro kecil menengah dalam membayar kredit.

“Kami konsen supaya UKM ini ada relaksasi khususnya mengenai kredit yang disalurkan melalui BPR,”kata Ketua Umum Perbarindo Joko suyanto dalam konferensi pers usai bertemu dengan wakil Presiden Boediono, dikantor wapres, Jakarta, Selasa (23/11).

Menurut Joko, dalam kondisi bencana tersebut, yang menjadi korban ada dua yaitu BPR yang memberikan pinjaman kepada UKM dan UKM itu sendiri. Pihaknya, saat ini sedang berupaya untuk meringankan nasabah melalui relaksasi aturan dengan memberikan tenor waktu kepada UKM yang terkena bencana supaya pulih kembali (recovery). Itu artinya memberikan kesempatan ke UKM untuk membangun kembali usahanya.

Deputi Gubernur Bank Indonesia Budi Rohadi mengatakan kerugian kredit akibat bencana yang terbesar adalah di daerah yang terkena bencana Merapi dibandingkan Wasior dan Mentawai. Terkait bencana ini, pihak BI memberikan relaksasi kepada bank dengan hanya mensyaratkan satu pilar saja dari tiga pilar yang wajib dipenuhi yaitu kelancaran kewajiban membayar pokok dan bunga. “Kepada bank yang diberikan rescheduling langsung dianggap lancar, menurut aturan kita sebenarnya tidak begitu karena harus tunggu waktu 6 bulan, tapi ini langsung,”kata dia.

Sedangkan relaksasi terhadap nasabah, kata Budi, BI menyerahkan sepenuhnya kepada BPR yang bersangkutan. Apakah nasabahnya tetap disuruh membayar, ataukah dibebaskan sebagian. “Tergantung pemilik bank. Nasabah yang direscheduling, diperbolehkan diberikan kredit lagi. Biasanya aturan diluar daerah bencana, harus menunggu perform nasabahnya dulu,”kata dia.

Soal adanya kredit macet akibat bencana ini, Joko belum bisa memastikan. “Jumlahnya sedang kita konsolidasikan,”ujarnya.

Saat ini jumlah kredit UKM yang dibina sebesar 32,8 triliun dengan nasabah UKM hampir mencapai tiga juta.

MUNAWWAROH

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: