Masa Rehab-Rekon Fokus pada Pembangunan Huntara

Tribunnews.com – Senin, 22 November 2010

Masa Rehab-Rekon Fokus pada Pembangunan Huntara

Sekretariat Wapres
Wapres Boediono dan rombongan mengunjungi lokasi desa di Dusun Muntai, Pagai Selatan, Mentawai, Rabu (27/10/2010) siang.

 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Harismanto

TRIBUNNEWS.COM, PADANG – Besok, masa perpanjangan tanggap darurat pascagempa dan tsunami di Kabupaten Kepulauan Mentawai telah selesai. Saat ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Mentawai akan fokus dengan pembangunan sebanyak 1.062 hunian sementara (huntara)

“Semua data informasi korban, total kerusakan dan total pengungsi sudah direkap. Begitu juga jumlah korban luka yang masih dirawat. Sekarang kita memasuki masa rehab-rekon,” kata Wakil Gubernur Sumbar, Muslim Kasim, Senin (22/11/2010).

Di Kecamatan Pagai Selatan, katanya, terdapat tiga titik relokasi yaitu Km 27, Km 37 dan Km 41. “Rencananya, di tiga lokasi itu akan dibangun sebanyak 516 unit hunian sementara (Huntara) oleh PMI. Lalu, sisanya di Kecamatan Pagai Utara, yaitu di Km 4 Teikak oleh BNPB,” ungkap Muslim.

Muslim juga meminta Bupati Mentawai, Edison Saleleubaja agar lebih proaktif di masa rehab-rekon, terutama menyiapkan rekening untuk santunan korban tewas yang direncanakan sebesar Rp 4 juta per korban tewas. Santunan ini akan diberikan kepada ahli waris korban.

Sebelumnya, Wakil Presiden Boediono kembali menggelar rapat soal penanggulangan bencana di tiga daerah yakni, Wasior Papua Barat, tsunami Mentawai, dan letusan Gunung Merapi. Sejauh ini total kerugian akibat banjir Wasior mencapai 141 miliar dan kerugian akibat tsunami Mentawai sebesar 368 miliar. Untuk kegiatan gran desain Wasior ditangani dan Bappenas dibantu Badan Nasional Penanggulang Bencana (BNPB).

“Untuk hunian sementara buat pengungsi akhir November sudah selesai,” kata Indroyono Soesilo selaku Sekretaris Menko Kesra saat menggelar jumpa pers di Istana wakil Presiden, Senin (22/11/2010).

Pemerintah bersama BNPB, kata Indroyono, telah menyiapkan hunian sementara untuk pengungsi Mentawai diperkirakan paling lambat sebelum Natal. “Untuk Mentawai hunian sementara dari BNPB 1.000 unit, 500 unit dari PMI, 200 unit dari NJO,” ujarnya. Untuk rehabilitasi akibat Merapi belum bisa dilakukan karena masih berstatus awas.(*)

Penulis: Harismanto
Editor: Juang_Naibaho

 

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: